Sonic, satu lagi sebuah nama band indie asal Purworejo ingin berkiprah lebih. Mungkin Sonic ini punya kisah kesejarahan yang sama dengan band-band indie pada umumnya. Diawali dengan seringnya ngumpul atau nongkrong bareng, sambil bermain musik dan keterusan untuk serius. Apa ukuran serius?

Serius untuk ukuran main musik di kota kecamatan di Kabupaten Purworejo, bisa dilihat saat karya musiknya secara nyata direkam. Kenapa begitu?

Ya, sejak 2-3 tahun terakhir, tren seperti ini telah menjadi rahasia umum. Katakanlah menjadi ukuran sederhana untuk meniti prestasi lebih lanjut. Dulu, karya rekam masih dirasa mahal dan aksesnya tak semudah sekarang. Seiring dengan penetrasi teknologi alat perekam, makin kreatifnya studio-studio musik lokal serta makin tingginya intensitas perlombaan band pelajar, ikut membangun tatanan industri musik ini di masa datang.

Akan halnya dengan Sonic, agaknya memang ada factor lain. Salah satunya, kedekatan dengan seniornya Mr. RyOuSt Band Indie Purworejo. Tampaknya akan banyak sisi-sisi cerita balik layar yang akan menghiasi prestasi Sonic ke depan. Kemudahan akses informasi, share pengalaman dan ketrampilan, pengetahuan administratif dan manajerial serta ‘curi-curi’ kesempatan lainnya. Sejauh tidak saling mengganggu, tampaknya hubungan kedua band indie Purworejo itu justru sinergis untuk melejit bersama.

Nama Sonic, diambil dari satu nama tokoh kartun yang telah mendunia. Harapan Sonic, mereka pun dapat mendunia seperti tokoh kartun itu. Entah tema lagu yang diangkat sudah menebar aroma mengglobal atau belum, zMania sajalah yang lebih afdol untuk mengapresiasi.

Single track perdana Sonic berjudul Luka Hati, yang dikreasi gitarisnya (Bima) selanjutnya diaransir bersama secara team dibantu Epi Studio Team. Konon, Luka Hati ini mengangkat kisah cinta masa lalu Bima. Dikisahkan seorang kekasih yang ditinggalkan pujaan hatinya tanpa sebab. Demikian dalam luka hatinya telah ditinggalkan sang pujaan hati tadi. Seorang kekasih, berharap pujaan hatinya itu memahami dan mengerti atas semua yang dilakukannya. Mmm, zMania bisa menyimaknya di z104 Production Music Box.

Di Sonic Band Indie Purworejo, Bima (Muchamad Bima Amiaji) bermain pada guitar, Imam (Imam Wahyudi) pada vocal, Ade (Ade Senja Lukky) pada rhytm, Indra (Wahyu Abri Indra Irawan) pada bass dan Mufid (Mufid Asnawi) pada drum.

Harap-harap cemas single track-nya bisa airplay di radio atau tidak, kini telah dilaluinya. Masa-masa sabar menanti kesempatan menjajal studio rekaman pun mereka coba untuk merekam satu demi satu karya ciptanya. Kini mereka pun masih dibeyangi harap-harap cemas hasil semesteran. Ya, semua masih pelajar, di SMK, di Purworejo! [djnn/z104]

Iklan